JANGAN BUANG AKU


JANGAN BUANG AKU

Ditulis oleh:
Eky Andie Firmansyah

Cerita ini terkisahkan dari seorang laki2, sebut saja (ray) pada saat itu ray menikahi seorang wanita pujaan hatinya, (anna) sebut saja begitu,

 

Dari awal pernikahan ray dan anna, mereka terlihat begitu bahagia, keceriaanpun selalu menyertai sepasang suami istri tsb,

Dan Kebahagiaan merekapun bertambah setelah dikaruniai seorang anak laki2 yg didambakan, (andie) sebut saja begitu, mereka memberikan nama untuk sang buah hatinya itu,,,,

 

Hari demi hari mereka lalui dengan penuh kebahagiaan, sampai tidak terasa (andie) sang buah hatipun beranjak dewasa,,, sampai sampai, ray dan anna pun merangkai rencana untuk melanjutkan study buah hatinya sampai sarjana,

 

Namun sayang, takdir berkata lain,

Kebahagiaan dan keceriaan yg selama ini mereka rasakan musnah ketika ray mengalami (gagal ginjal)

 

uang simpanan, perhiasan dan rumah yg selama ini mereka miliki berlahan habis terjual untuk membiayai perawatan ray dirumah sakit, dan merekapun harus rela tinggal dirumah kontrakan,

Hingga pada suatu hari, penyakit ray semakin parah, sampai ray pun membutuhkan donor ginjal,

 

Pada saat itu,

andie sang buah hati tak kuasa melihat derita yg di rasakan ray sang ayah,

Dengan penuh pertimbangan, akhirnya andie pun mendonorkan ginjalnya untuk sang ayah, dan berharap, setelah mendonorkan ginjalnya, keluarganya akan kembali ceria seperti sedia kala,

 

Harapan tinggal harapan,

Kejadian yg sangat menyedihkan justru datang ketika andie selesai mendonorkan ginjalnya untuk ray ayahnya,

 

Anna, sang ibu justru tidak terlihat menjenguk suami dan anaknya, seolah tidak peduli dengan semua cobaan yg menimpa keluarganya itu,,,,

 

Hingga pada suatu hari, ray dan andie pun pulang dari rumah sakit dgn harapan, anna sang istri sedang di rumah kontrakannya dan menunggu kedatangan mereka,

 

Setelah ray dan anaknya andie tiba dirumah kontrakan,

kesedihanpun mulai menyelimuti ray dan andie sang buah hati, karna istri sang amat dia cintai tidak ada dirumah kontrakannya itu,

 

Andie yg saat itu kondisinya lemahpun menangis memanggil sang ibu dan meminta ayahnya untuk segera mencari dimana ibunya berada

 

Andie @ yaaahhh ibu dimana yah,,, cepat cari ibu yah,,

Dengan nada sedih, ray pun menjawab

Ray @ iya nak,,,,, sabar ya, ayah pasti cari ibu sampai ketemu,,,,,,

 

Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan berganti bulan, dan tahunpun berganti tahun,

Namun usaha ray mencari ibu dari anaknya tak membuahkan hasil,,,

Hingga pada akhirnya ray pasrah dengan apa yg terjadi, dan mencoba memulai hidup baru dengan andie sang buah hatinya itu, walaupun terkadang andie sering menangis saat ingat akan ibunya,,

 

 

Waktupun berlalu, berlahan kesedihanpun mulai reda pada diri ray dan andie, kali ini justru kebahagiaan datang pada diri ray,

Ray menemukan sosok wanita yg mencintainya dan menerima semua kekurangan yg ada pada dirinya, dan yg paling penting bisa dijadikan istri sekaligus ibu dari andie anaknya,

 

(Arieszta) sebut saja begitu,

Seorang wanita yg menyandang status janda dan memiliki seorang putri,

(Annya) begitulah panggilan sang ibu memanggil putrinya, usianyapun 9 tahun lebih muda dari andie anak dari seorang laki2 yg sedang mengisi hatinya itu,

 

Cinta tak kenal kasta, akhirnya ray dan Arieszta pun menikah dan hidup bahagia bersama kedua anaknya yaitu (andie) dan (annya),

 

Namun sayang, selang satu tahun pernikahan ray dgn Arieszta,

Tangis pun mulai menyelimuti keluarga itu,

 

Sepulangnya ray dari tempat kerjanya, penyakit ginjal ray yg dulu kambuh dan harus dilarikan ke rumah sakit,

 

Setelah Arieszta sang istri membawa ray kerumah sakit,

Andie tak henti hentinya menangisi sang ayah dan tak ingin terjadi apa2 pada diri ayahnya,

 

sementara annya adik tirinya hanya terdiam sambil memegang erat tangan sang kaka,,,

 

Tidak lama kemudian, raypun dirawat,

Sementara itu Arieszta menunggu sang suami yg sedang dirawat di ruang tunggu bersama kedua anaknya annya dan andie,

 

Malampun tiba,

Mungkin karna kantuk, andie dan annya tertidur di ruang tunggu, sementara Arieszta menemani kedua anaknya yg sedang tertidur,

 

Tidak lama kemudian dokterpun keluar dr ruang rawat dan mendekati Arieszta.

 

Kemudian Arieszta berdiri dan bertanya kepada dokter tsb,

Arieszta @ bagaimana keadaan suami saya dok,,,,

Dgn nada lemas, dokterpun menjawab,

Dokter @ maaf bu, kami tidak bisa menyelamatkan suami ibu,,, suami ibu meninggal,

 

Kemudian Arieszta menangis dgn histeris, sampai annya dan andie pun terbangun dr tidurnya,,,

 

Pada saat melihat ibunya menangis, kemudian andie pun mendekati sang ibu dan bertanya,

Andie @ bu,,, ibu kenapa nangis bu,,,,,

Arieszta pun kemudian memeluk andie sambil menjawab pertanyaannya,

Arieszta @ ayahmu meninggal nak,,,,

 

Mendengar ibunya bicara seperti itu, andie pun langgung melepaskan pelukan sang ibu dan berlari keruangan dimana ayahnya dirawat,

 

Setelah berada diruang rawat,

Andie pun langgung memeluk dan menangisi sang ayah yg sudah tak bernyawa lagi,,,

Andie @ ayah bangun yah, ayah ga boleh ninggalin andie yah,andie sayang ayah,, ayah banguuuuuuuuunnnnnnn,,,,,,,,,

 

Keesokan harinya ray pun disemayamkan, hingga pengantar jenajah pulang,

Andie masih menangisi sang ayah dipusaranya,

Hingga pada akhirnya, annya sang adik mengajak kakanya untuk pulang,

Annya @ ka,,,, kita pulang yu ka,,,, kaka jangan sedih, masih ada aku dan ibu ka,,,

 

Mendengar adiknya bicara seperti itu, andie merasa ragu, apakah mereka mau menerima dia sebagai keluarganya dan tidak menganggap andie anak tirinya,

Kemudian Arieszta pun mendekati andie dan bicara

Arieszta @ kita pulang ya nak, anggap ibu adalah ibu kandungmu dan annya adik kandungmu ya nak,,,

 

Walau masih ragu, akhirnya andie pun pulang bersama ibu dan adik tirinya kerumah,,,

 

setelah menyandang status janda yg kedua kali, kini Arieszta pun harus bekerja untuk menghidupi kedua anaknya, walaupun hanya jadi seorang kuli cuci,

 

melihat ibunya banting tulang demi keluarga, andie pun ga mau tinggal diam,

Diapun mencari pekerjaan untuk membantu kebutuhan ekonomi keluarga dan menyekolahkan annya adik tirinya, walaupun hanya jadi seorang kuli pabrik,

 

Namun sayang, baru beberapa bulan andie bekerja,

Penyakit yg dirasakan ayahnya dulu, kini dirasakan olehnya,

Namun andie mencoba menyembunyikan sakitnya agar ibu dan adiknya tidak merasa khawatir,

 

karna andie sering mengeluh sakit, akhirnya Arieszta sang ibupun membawa andie ke rumah sakit di mana rumah sakit karna takut terjadi apa apa pada anaknya,

Sementara annya putrinya menunggu dirumah,

 

Ketika andie sedang diruang rawat, dokterpun memanggil Arieszta untuk ikut keruangannya,

 

Setelah berada diruangan dokter,

Arieszta pun menangis setelah dokter menjelaskan bahwa penyakit andie anaknya sama seperti penyakit yg dialami suaminya

Arieszta @ ya allah, jgn kau ambil anaku seperti kau mengambil suamiku ya allah,

 

Karna tida punya dana untuk rawat inap, akhirnya Arieszta pun membawa andie pulang untuk dirawat dirumah,

 

Setibanya di rumah, Arieszta pun merawat andie seperti anak kandungnya sendiri, begitu pula annya yg selalu membantu dan menemani andie kakanya di setiap kakanya membutuhkan sesuatu,

Pada saat itu, andie justru sedih, karna pada saat ibu dan adik tiri menjaganya, andie teringat akan anna ibu kandungnya yg telah lama meninggalkan dia dan ray ayahnya, andie pun hanya bicara dlm hati

Andie @ ibu,,, ibu dimana, andie kangen bu,,, apa ibu sudah tak ingat andie bu,, andie sakit bu,,, andie pengen hari terakhir andie ibu ada disini menemani andie bu, jangan buang aku bu,,,,,,

 

malampun tiba, Arieszta sang ibu pun tertidur pulas bersama annya adiknya,

Ketika mereka tertidur pulas justru andie mengalami kesakitan yg luar biasa sampai mereka tidak ada yg tau kalau andie sedang sekarat,,,,,

 

Pagipun tiba, annya pun siap berangkat sekolah,

Sementara Arieszta tidak lupa membawa sarapan dan obat untuk andie anaknya,

 

Kemudian Arieszta pun mencoba membangunkan andie anaknya,

Arieszta @ nak bangun nak, ibu bawa obat dan sarapan nak ,,,

 

Berulang kali sang ibu membangunkan, namun andie tidak juga bangun,

 

Karna khawatir terjadi apa apa sama andie, akhirnya Arieszta pun kembali membangunkan dengan cara mengerakan tubuh andie,

 

Setelah menggerakan tubuh andie, Tiba tiba Arieszta menangis histeris karna tubuh andie sudah kaku,,,,

Arieszta @ tidaaaaakkkk, andie bangun nak, jangan tinggalkan ibu dan adikmu nak, ibu sayang kamu nak,,,,,,

 

apa hendak di kata, inilah cerita,,,

 

Beberapa hari setelah kepergian andie,

Tiba2 datang seorang wanita separuh baya kerumah arieszta dan mengetuk pintu rumahnya,

 

Tidak lama kmudian arieszta pun datang membuka pintu itu,

 

Pada saat melihat tamu yg datang, arieszta merasa aneh dan bertanya2 dlm hati , siapa wanita ini,

Karna penasaran, Kemudian arieszta pun bertanya

Arieszta@ maaf bu,,,, ibu cari siapa ya,,

 

Kemudian wanita separuh baya itupun menjawab,

“saya anna, ibu kandungnya andie,

 

Dengan nada kaget, ariesztapun menjawab sambul menangis

Arieszta @ maaf bu, andie dan ray ayahnya sudah meninggal.

Wassalam:

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: