KISAH SI CACAT


KISAH SI CACAT

Ditulis oleh:
Eky Andie Firmansyah

**
Senjaa….!
Begitulah nama yg biasa disapa akrab oleh orang2 yg mengenalnya,

Seorang wanita muda yg baru saja menyandang status janda, sang suami yg iya cintai meninggal karna kecelakaan. Padahal saat sang suami meninggal. Senjaa tengah hamil tua.

**
Beberapa minggu kemudian, senjaa pun melahirkan seorang anak laki2 yg ia beri nama “Andie“
Seteleh melahirkan. Senjaa bukannya bahagia, justru malah sebaliknya, senjaa dirundung duka.
Anak yg selama ini ia dambakan, ternyata lahir dengan cacat permanen, Andie terlahir tanpa memiliki kaki kanan.

Sejak saat itu senjaa sering mendapatkan hinaan dan ejekan dari tetangganya karna memiliki anak yg cacat.

**
Waktupun berlalu!
Beberapa tahun kemudian, ketika anak2 seusia Andie mulai duduk di bangku sekolah dasar,
Senjaa tidak mengizinkan Andie sekolah, justru senjaa membawa Andie kesuatu tempat,
Dengan gaya tergesa2, senjaa pun mengemasi semua baju2 Andie dan membawa Andie ke sampinh jalan untuk menunggu mobil angkot,
Dengan gaya bingung, tiba2 Andie bertanya kepada senjaa,
Andie» mah… Kita akan pergi kemana mah.
Karna mobil yg ditunggunya telah datang. Senjaa pun menjawab sambil menarik menuntun andie untuk naik mobil
Senjaa» ayo cepat naik kemobil, kita akan pergi ketempat saudara mama!
Kemudian mobil pun melaju membawa senjaa dan Andie menuju tempat yg dimaksud.

**
Sesampainya ditempat yg mereka tuju.
Andie dan senjaa pun disambut baik oleh seorang ibu. Sebut saja “nana“
**
Dengan sikap yg ramah, nana pun mempersilahkan senjaa untuk masuk dan duduk diruang tamu, sementara Andie langsung ia bawa kesebuah kamar,
Nana» nak,,, kamu istirahat dulu dukamar ini ya, ibu akan menemui mamamu sebentar!
Dengan gaya bingungnya, Andie pun menjawab.
Andie» baik bu…

Setelah menemui senjaa beberapa saat. Nana pun kembali kekamar menemui Andie dan mengajaknya bicara.
Nana» nak,,, kamu yg betah ya disini, ibu akan selalu menjaga kalian,
Andie pun berdiri dengan tongkatnya kemudian menjawab,
Andie» maaf bu, sebenarnya ibu siapa? apa maksud ibu bicara seperti itu,,,
Dengan lugunya nanapun menjawab!
Nana» ibu adalah pengasuh anak2 yg ada di panti asuhan ini nak,,,
Andie pun tersentak dan berusaha keluar dr kamar mendengar nana bicara seperti itu!
Andie» tidakkk! Andie ga mau tinggal disini bu, Andie harus pulang bersama mama,

Kemudian nana pun menghalanginya karna senjaa pun sudah meninggalkan tempat itu,

**
Hancur bercampur pilu, Andie tak kuasa membendung air mata, karna mengetahui kalau orang tua yg selama ini ia cintai telah membuang dan menyia nyiakannya!
**
Seiring berjalannya waktu. Andie pun mulai terbiasa hidup tanpa seorang mama.
Namun sebagai seorang anak, tentu sajaa Andie pun ingin sesekali menemui mamanya, Andie pun rindu lembut belai sang mama seperti orang normal lainnya,

Namun apa daya, nana ibu asuhnyapun tak pernah mengizinkan Andie untuk menemui mamanya.
**
Hingga pada suatu hari ketika nana sedang bersama anak asuh yg lain. Andie pun berusaha untuk kabur dari panti dan menemui mamanya.

Akhirnya. Tanpa sepengetahuan nana. Andie pun berjalan keluar panti.

Namun setelah Andie berada di halaman depan panti. Langit mendung, anginpun bertiup kencang diiringi gerimis kecil,
Namun semua itu tak menghalangi niat Andie untuk menemui senjaa mamanya,

Kemudian Andie pun berjalan terpincang2 dengan tongkatnya, menyusuri jalan yg menuju rumah sang mama.
**
Setibanya Andie di rumahnya, hujanpun turun dgn derasnya, pakaian yg Andie pakai pun basah seketika,

Tanpa fikir panjang, Andie pun langsung mengetuk pintu rumahnya,

Namun betapa kagetnya senjaa pada saat itu, karna orang yg mengetuk pintu rumahnya adalah anaknya sendiri,
Senjaa» Andie,,, hujan2 begini untuk apa kamu datang kesini, mama sudah menitipkanmu di panti asuhan Andie!
Andie pun menjawab sambil menggigil karna kedinginan,
Andie» Andie kangen mah! Andie tidak mau tinggal dipanti, Andie mau tinggal disini sama mama,

Tanpa iba, senjaa pun mendorong Andie hingga terjatuh, dan tongkatnyapun terpental,
Andie pun tak kuasa membendung sedih, air matanya pun mengalir bersama air hujan yg turun dgn derasnya,
Pada saat itu Andie pun hanya bicara dlm hati,
“ Oh mama.. Begitu hinakah aku dimatamu. Sampai kau tak sadar. Kau telah menyakiti hati seorang yg tidak mempunyai kaki ini.

Kemudian Andie pun mencoba berdiri setelah mengambil tongkatnya yg terpental.
Ketika Andie berdiri, senjaa pun melemparkan beberapa lembar uang kertas ke muka Andie dan mengusirnya,
Senjaa» ambil uang ini dan jangan pernah kembali,

Seketika itu pula Andie pun langsung memunguti uang yg dilemparkan senjaa ke mukanya dan memberikannya kembali kepada senjaa,
Andie» ambil uang ini mah. Aku ga butuh semua itu. Aku hanya ingin kasih sayang yg tulus dr mama, bukan uang! Mungkin ini pertemuan kita yg pertama dan yg terakhir mah, jaga diri mama, Andie sayang mama,

**
Kemudian Andie pun pergi membawa luka, kata2 yg terlontar dr bibir senjaa mamanya selalu terbayang diingatannya, sampai ketika Andie berjalanpun terjatuh karna menginjak lumpur yg sedang diguyur hujan, dan tongkatnyapun kembali terpental,

Andie pun menggigil kedinginan, namun berusaha mengambil tongkat yg terpental,

Namun ketika Andie akan memegang tongkatnya, tiba2 datanglah seorang wanita yg membantu membangunkannya,

Setelah Andie melihat wajah wanita yg membantunya berdiri, ternyata wanita itu adalah nana ibu asuhnya, kemudian nana pun bicara sambil memegang tangan Andie,
Nana» Andie,,, kita pulang nak, dr tadi ibu mencarimu kemana mana,
Andie pun menangis
Andie» lepaskan tangan Andie bu, biarkan si cacat ini sendiri,
Kemudian nana pun menangis sambil memeluk Andie,
Nana» jangan bicara seperti itu nak,,, ibu menyayangimu seperti anak kandung ibu sendiri.

Akhirnya Nana pun berhasil membawa Andie pulang bersamanya.

**
Setelah berada di panti. Andie pun demam. Panasnyapun sangat tinggi. Namun bibirnya selalu memanggil mama mama dan mama.
Nana pun tak kuasa menahan tangis. Diapun kemudian pergi menemui senjaa kerumahnya. Namun apa daya. Senjaa seolah sudah tak peduli dengan keadaan Andie anaknya.

Namun nana pun berusaha menghibur andie agar tetap semangat menjalani hidup.

**
Haripun berganti.
Sisisi lain. Tepatnya di pagi hari. Senjaa yg merasa stres dengan masalah yg ada pada dirinya. Senjaa pun mencoba untuk pergi keluar rumah. Semata2 demi menenangkan fikiran.

Namun ketika senjaa sedang berjalan disuatu tempat. Tiba2 hujan pun turun dengan derasnya.
Namun beruntung. Ketika hujan turun. Senjaa melihat sebuah rumah kecil. Tanpa fikir panjang. Senjaa pun berlari menuju rumah kecil itu untuk berteduh.

Baru saja senjaa duduk di rumah kecil tsb. Tiba2 senjaa mendengar suara yg menyapanya.
“Pakailah handuk ini tante. Keringkan rambutmu“

Betapa kagetnya senjaa ketika melihat rupa orang yg memberikan handuk itu.
Ternyata seorang anak kecil yg hanya memiliki satu mata dan satu kaki.
Kemudian senjaa pun bertanya.
Senjaa» siapa kamu nak. Kenapa kamu tinggal sendiri disini. Dimana ayah ibumu.
Anak kecil itupun menjawab
“ Ibu dan ayahku sudah lama meninggal tante, setiap habis solat saya selalu mengirimkan hadiah melalui doa saja tante,
Kemudian senjaa pun kembali bertanya,

Senjaa» apakah kamu mencintai orang tuamu nak,
Anak kecil itupun kembali menjawab,
“ Aku sangat mencintai mereka tante. Begitu juga mereka. Mereka sangat menyayangi aku walaupun aku hanya seorang manusia yg cacat“.

Teringatlah senjaa saat itu kepada Andie, anak yg selama ini telah disia siakanya,

Seketika itu pula senjaa pun pergi menuju panti asuhan, tak perduli hujan turun membasahinya,

**
Setibanya senjaa di panti, nana pun tengah berada di ruangan dalam,

Tanpa basa basi, senjaa pun langsung masuk dan bicara pada nana,
Senjaa» bu,,, maafkan saya, selama ini saya telah khilaf, saya datang kesini untuk mengambil Andie anak saya bu,

Dengan nada senang, nana pun langsung membawa senjaa kekamar Andie,

Setelah berada dikamar, senjaa pun langsung memeluk Andie, namun sayang, tubuh Andie sudah terbujur kaku, dan nana pun tak mengetahui sebelumnya,

Seketika itu pula nana dan senjaa pun menangisi Andie yg telah jadi mayat,

Ketika nana dan senjaa sedang menangisi Andie, tiba2 senja melihat sepucuk kertas yg berada digenggaman tangan Andie, kemudian senjaa pun mengambil kertas itu dan membacanya

Isi surat:
Mah,,, andai kau tau isi hatiku, tak ada orang yg paling aku sayang selain mama, lihatlah raga ini mah, dia membutuhkan sentuhan kasih seorang mama, bukan dikucilkan dan dibuang, selamat tinggal mah, aku sayng sama mama,
Selesai:

Nb: banyak sekali orang yg memandang rendah si cacat, padahal dia juga punya hati sama seperti layaknya orang normal,
Moga cerita ini menjadi pelajaran yg bermanfaat.

Wassalam:

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: