PENGORBANAN SEORANG SAHABAT


 

Ditulis oleh: Eky Andie Firmansyah

Siang yang cerah,
Kabutpun terlihat indah menghiasi pegunungan di desa itu!
Panoramanya Menambahkan keindahan alam disuasana Ramadhan yang penuh berkah!

Terlihat Andie tengah duduk di depan sekolah dengan baju lusuhnya!
Sorot matanya yang sayu seakan menyimpan beribu mimpi.

Dorrrrrr…. Kakaaaaa!!!!!!
Seorang gadis kecil yang baru duduk di kelas 3 sekolah dasar tiba2 datang dan membuyarkan Andie dari dunia khayalannya,

Nabila, ko kamu ngagetin kaka si de! Untung saja kaka ga jantungan, bentak Andie sambil mencubit kecil pipi Nabila adik kesayangannya itu,
Usia Nabila terpaut 10 thn dengan kakanya! Nabila 8 tahun sedangkan Andie 18 thn, namun mereka sangat akrab,

Pulang yu ka,,, pinta Nabila pada Andie yang memang dari tadi menunggunya pulang dari sekolah!
Walaupun jarak rumah kesekolah hanya beberapa meter saja, Andie selalu menjemputnya karna tidak mau Adiknya keluyuran dan salah bergaul!

Setibanya dirumah! Seperti biasa Nabila pun sudah terbiasa mandiri, merapihkan rumah dan mencuci pakaian sekolahnya!!!

Nabila,,,, kaka pergi dulu ya de, kaka mau cari rumput dulu buat kambing2 kita, Nabila dirumah saja ya, ini kan puasa ramadhan kita yang pertama, nanti sepulang cari rumput kaka bawa makanan buat buka puasa kita nanti!
Sapa Andie pada adiknya,

Iya hati2 ka!!! Jawab Nabila sambil mengumpulkan baju baju kotor yang akan dicucinya!
Dan Andie pun kemudian pergi mencari rumput untuk kambing2 milik tetangganya yang ia rawat!

*****
Tak terasa, hari pun mulai sore, Andie pun kemudian bergegas pulang!
Namun ketika ia sampai didepan rumahnya! Tiba2 langkahnyapun terhenti ketika melihat adiknya sedang duduk termenung di bale2 samping rumahnya!
Bale2 itu Mengingatkannya akan kejadian pahit di bulan Ramadhan beberapa tahun silam!
Saat itu diapun tengah duduk di bale2 itu sambil mengasuh Nabila kecil yang tengah belajar untuk berjalan, menunggu sang ayah mengantarkan sang ibu pergi kepasar untuk membeli makanan pembuka puasa,
Namun beberapa saat kemudian yang datang bukan ayah atau ibu, melainkan petugas dari rumah sakit, memberitahukan bahwa ayah dan ibunya telah meninggal dunia karna mengalami kecelakaan yang cukup parah!

Sejak saat itulah Andie berperan menggantikan sosok seorang ayah dan ibu buat Nabila, bekerja apapun tanpa mengenal lelah!
Bahkan ia tak mempedulika Penyakit yang ia derita, asalkan adiknya bisa sekolah dan mempunyai masa depan,

Bilaa,,,, knapa kamu duduk disini dee! Sapaan manja Andie pelan,,,
Nabila hanya diam sambil menundukan kepalanya agar kakanya tidak mengetahui kalau ia sedang menangis,

Kamu kenapa Bila,,, Bila lapar ya!!!
Bila buka aja puasanya ya de! Bila kan masih kecil, bujuk Andie,

Ka,,,, kaka sakit apa,,, kenapa kaka ga pernah cerita sama Bila ka,,, tanya Nabila penasaran,

Maksud kamu apa si de,, kaka ga ngerti maksudnya, kaka ga kenapa2 ko, jawab andie bingung,

Kemudian Nabila pun mengambil bungkusan obat dari sakunya!!!

Bila menemukan obat obatan ini dari saku celana kaka! Kaka sakit apa ka, tanyanya lagi,

Andie pun merasa kaget melihat adiknya tau tentang obat itu!

Owh itu,,, obat2an itu kaka temukan dijalan de! Kalau tidak kaka ambil, kaka khawatir nanti ada anak kecil yang mengambil dan memankannya gimana! Ya sudah kaka ambil! jawabnya singkat!

Kemudian Nabila pun memeluk Andie dan mulai ikut tersenyum walaupun kurang yakin kakanya baik2 saja!

Jangan tinggalkan Nabila ka, Bila ga punya siapa2 lagi selain kaka! Bisik Nabila sambil memeluk kakanya dengan erat,

Mata andie pun mulai berkaca mendengar kata2 adiknya yang tak ingin kehilangan dirinya,
Kemudian Andie pun berlahan melepaskan pelukan dr adiknya,

Kaka ga mungkin ninggalin kamu Bila,,, kaka sayang sama kamu,,, mending sekarang kita masuk kedalam ya! Sebentar lagi maghrib waktunya kita buka puasa, bujuk Andie sambil mengusap air mata Nabila!!!

*****
Waktupun terus berjalan!
Ramadhan pun masih terasa hangat,
Namun sepandai pandainyanya Andie menyembunyikan sesuatu yang dideritanya! Pada akhirnya Nabila pun mengerti!
Setiap menjelang sahur, Nabila sering mendengar kakanya mengerang kesakitan di tempat tidurnya, dan dalam waktu yang singkat, tubuh kakanyapun semakin kurus, bahkan untuk bicarapun terbata bata!

*****
Sebagai adik satu satunya!
Tak banyak yang bisa dilakukan oleh Nabila selain merawat, menjaga sang kaka agar bisa sehat seperti sedia kala,

Hingga pada suatu hari menjelang maghrib, Di mana anak2 Seusia Nabila tengah ikut menyiapkan makanan untuk berbuka puasa bersama sanak saudara,
Nabila Gadis kecil itu justru menunggu maghrib sambil duduk termenung dibale2 samping rumahnya, memikirkan penyakit kakanya yang tak kunjung sembuh!
Sesekali Nabila nenoleh ke seberang jalan depan rumahnya, dia melihat banyak pemudik yang akan pulang kerumahnya masing2, berkumpul bersama keluarga tercinta, karna lebaran tinggal beberapa hari lagi!

Tak terasa! Nabilapun meneteskan air mata! Tak ada yang ia tunggu! Jangankan saudara yang datang, tetanggapun seolah melihatpun enggan,

Terdengar kumandang adzan maghrib, Nabilapun segera bergegas masuk rumah karna waktu berbuka puasa telah tiba,

Assalamualaikuuum,,,!!!

Nabila yang baru saja mendorong daun pintu tiba2 menghentikan langkahnya ketika mendengar dari arah belakangnya ada seseorang yang mengucapkan salam,
Nabilapun menolehkan wajahnya kebelakang!
Terlihat sosok pemuda yang usianya sama seperti kakanya!
Nabilapun mencoba mengingat ingat wajah laki2 itu!

Waalaikum salaaam,,,
Ka yadnoe!!!!! Ini ka yadnoe kan!!!
Sapa nabila yang lupa2 ingat akan wajah laki2 itu!

Iya Nabila, ini kaka, ka Yadnoe!!!,,,
Jawab Yadnoe sambil tersenyum!

Yadnoe adalah sahabat kecil Andie, kisah hidupnyapun tak jauh beda dengan Andie! Sama2 yatim piatu! Hanya saja Yadnoe lebih beruntung, semenjak kedua orang tuanya meninggal, yadnoe di rawat oleh seseorang dan membawanya tinggal di pondok pesantren! Setahun sekali Yadnoepun berkunjung kerumah Andie untuk melepas kerinduannya akan sahabat kecilnya itu!

kaka masuk dulu ya ka,,, kita buka puasa bersama didalam!!! Ajak Nabila sambil membuka daun pintu,
Dan akhirnya Nabila dan Yadnoepun masuk,,,

Ka Andie nya mana bila! Ko dari tadi ga kelihatan, tanya yadnoe sambil menutup pintu,

Ka Andie ada dikamar ka, dia sedang sakit keras,,, jawab Nabila pelan,

Tanpa banyak tanya, Yadnoe pun langsung masuk kekamar sahabatnya itu! Sementara Nabila beranjak ke dapur,

Andie,,,!!! Kamu kenapa ndie! Kamu sakit apa, tanya Yadnoe penasaran,

Andie pun terdiam, Berlahan diapun membuka matanya! Bibirnya tersenyum, walau tak mampu bicara! Yadnoe pun bisa membaca kalau Andie sangat bahagia atas kedatangannya,,,

Kaa,,, ini airnya diminum dulu ka, dari tadi kaka belum membatalkan puasa kaka, sapa Nabila pada Yadnoe,

Kemudian Yadnoe pun meminum air putih yang diberikan Nabila sambil melihat sepiring nasi putih, sambal dan daun singkong rebus sebagai lauk yang dibawanya,

Yadnoe pun merasa sangat sedih saat itu, melihat seorang gadis kecil berbuka puasa hanya makan alakadarnya!!!

Nabila,,, kasihan sekali kamu de,,, andai saja orang tuamu masih ada, mereka pasti akan bangga memiliki putri setabah kamu, bisik Yadnoe dalam hati!

Tidak lama kemudian Yadnoe pun beranjak kemusola dekat rumah untuk melaksanakan solat magrib!

Namun beberapa saat kemudian, sepulangnya Yadnoe dari musola! Tiba2 dia mendengar tangisan Nabila yang berasal dari kamar Andie!
Dengan tergesa gesa Yadnoe pun langsung memasuki kamar itu,

Andie,,, Andie bangun ndie,,, Nabila ka Andie kenapa Nabila, tanya Yadnoe cemas!
Nabilapun tak mampu berkata apa2 setelah melihat kakanya mengerang kesakitan hingga akhirnya pingsan,

Saking cemasnya, akhirnya Yadnoe dan Nabilapun segera membawa Andie ke puskesmas terdekat,
Namun malangnya, puskesmas tsb tidak sanggup menangani penyakit yang diderita Andie, apa boleh buat Andie pun dibawa kerumah sakit!
Untuk segera diberikan pertolongan!

oooooo000ooooooo
Waktu sudah menunjukan pukul 12 malam, Andie dan Nabila masih duduk diruang tunggu dengan perasaan cemas menantikan kabar dari dokter,

Beberapa saat kemudian dokterpun keluar dari kamar dimana Andie ditangani!
Yadnoe pun segera menghampiri dokter tsb!

Dokter bagaimana keadaan Sahabat saya dokter!!!, tanya Yadnoe cemas,,,

Tolong ikut keruangan saya ya! Kita jelaskan didalam!! Ajak dokter pelan!
Kemudian Yadnoe pun ikut bersama dokter tsb, sementara Nabila masih duduk di ruang tunggu,

Setelah berada diruangan dokter tsb! Yadnoe pun begitu terkejut dan shok,
Bagaimana tidak! Dokter menjelaskan bahwa Andie membutuhkan donor organ tubuh dengan biaya yang sangat tinggi, dan jika hal tsb tidak dilakukan, dokter memvonis Andie hanya bertahan hidup selama 3 hari saja!!!

Apa dokter!!! Dokter bohong kan dokter!!! Sahabat saya baik baik saja kan dokter,,, ucap Yadnoe tak kuasa menahan tangis!!!
dokterpun hanya terdiam.
Kemudian Yadnoepun berlahan melangkahkan kaki menuju pintu untuk keluar!
Namun kesedihannya bertambah ketika ia membuka pintu ruangan itu,
Dia melihat Nabila, gadis kecil yang menanti kesembuhan kakanya,,,

Ya allah,,, apa yang harus lakukan,,, ucapnya dalam hati

Kemudian Yadnoe pun kembali mendekati dokter yang masih duduk dikursinya,

Dokter,,, ambilah organ tubuh saya dokter, saya mohon, saya mohon selamatkan nyawa sahabat saya dokter, pinta Yadnoe memelas!!!

Dengan penuh pertimbangan, akhirnya dokterpun menyetujui permintaan Yadnoe untuk mendonorkan organ tubuhnya dengan syarat harus menunggu Andie siuman untuk dipintai persetujuan!

setelah selesai, Yadnoepun segera keluar dari ruangan tsb dan langsung menghampiri Nabila yang sedari tadi menunggunya,,,

Ka,,, bagaimana keadaan ka Andie ka!!! Tanya Nabila khawatir

Ka Andie baik2 aja bila,,, jawab Yadnoe yang tidak mau melihat gadis kecil itu sedih!
Namun dari raut wajah Yadnoe, Nabilapun bisa membaca kalau jawabannya tidak seperti yang ia katakan,
Kemudian Nabilapun mengambil sesuatu dari sakunya dan memberikannya pada Yadnoe,

Jualah cincin ini ka,,, dulu ka Andie memberikannya pada bila, dia bilang suatu saat bila akan membutuhkannya, tapi saat ini ka Andie lebih membutuhkannya ka,, ucap nabila dengan deraian air matanya,

Yadnoe pun tak kuasa menahan air matanya, kemudian ia pun memeluk Nabila,

Nabila yang sabar ya sayang, ka Andie akan baik2 saja de,,, ucapnya menghibur Nabila,
kemudian Yadnoe mengajak Nabila masuk keruangan di mana Andie di rawat, karna dokterpun sudah mengizinkannya,

Ka andie,,, bangun kaa,, bila kangen sama kakaa, tangis Nabila sambil memeluk kakanya ketika berada diruang rawat Andie!

Sementara Yadnoe hanya terdiam melihat gadis kecil itu begitu mengkhawatirkan kakanya!!!

Andiee,,, kamu harus kuat ndie, kamu pasti bisa melewati semua cobaan ini,
Ucap Yadnoe dalam hati,,

*****
Jam sudah menunjukan pukul dua pagi, Andie belum juga siuman,
karna puasa ramadhan tinggal 1 hari lagi, Yadnoe dan Nabilapun memaksakan diri untuk makan sahur walau nafsu makan itu hilang karna kecemasan,
Dan merekapun baru bisa tertidur lelap setelah keduanya melaksanakan solat subuh! Begitu terlelapnya sampai mereka tidak mengetahui ketika dokter masuk, Andie sempat siuman, namun tidak berlangsung lama Andie pun mengerang kesakitan dan kembali tak sadarkan diri,

*****
Siangpun berganti malam. Alunan takbirpun telah berkumandang, bertanda ramadhan telah usai,
Nabila duduk terpaku dihadapan sang kaka yang terbaring tak berdaya,

ka Andie,,, bangun ka,,, bila kangen sama kaka, ucap nabila lirih sambil memeluk Andie

Sementara Yadnoe hanya terdiam! Air matapun mengalir ketika melihat Nabila memeluk kakanya!

Andie,,, bukalah matamu sahabat kecilku,,, lihatlah adikmu yang setiap saat mengkhawatirkan keadaanmu, ucap Yadnoe diiringi deraian air matanya!!!

Seperti mimpi namun nyata,
Tiba2 Yadnoe dan Nabila melihat Andie mulai membuka matanya dan berlahan menggerakan bagian tubuhnya,

Tak sepatah katapun yang keluar dari bibir Yadnoe dan Nabila, hanya air mata yang mengatakan kalau mereka bahagia,

berlahan Andie pun menggerakan tangannya, mengelus lembut kepala Nabila yang tertutup kerudungnya,

Na, Na, Nabilaa,,, tersenyumlah adiku! Kaka tidak ingin melihatmu menangis lagi! ucap Andie terbata bata!

Kemudian tatapan Andie pun tertuju kepada Yadnoe sahabatnya!

Yadnoee!!! Bantu aku untuk bangun dari tempat tidur ini!!! Aku ingin duduk bersama kalian, pinta Andie kepada sahabatnya!!!
kemudian Yadnoepun menuruti permintaan Andie membangunkannya dari tempat tidur tsb!!!

Yadnoee,, bila,,, peluk aku malam ini saja!!! Aku tidak ingin jauh dari kalian berdua!!! Pinta Andie kepada Yadnoe dan Nabila pelan,

Tak kuasa menahan tangis! Kemudian keduanyapun memeluk Andie dengan erat!

Kami tidak akan pernah meninggalkan kamu ndie,,, kami sayang sama kamu, ucap Yadnoe dengan isak tangisnya!!!
Dan Andie pun hanya terdiam

Berlahan Yadnoe dan Nabilapun melepaskan pelukan dari Andie, namun betapa terkejutnya Yadnoe dan Nabila pada saat itu, pelukan hangatnya ternyata pelukan terakhir dari orang yang mereka sayang! Andie meninggal dalam pelukan Yadnoe dan Nabila!!!

Kakaaaa,,,,, bangun ka, bangunnn, jangan tinggalkan Nabila sendiri ka,, jerit tangis Nabila yang tak menerima kenyataan,

Begitu juga dengan Yadnoe, menangis sambil memeluk sahabatnya yang sudah tak kernyawa!!!
Tanpa sengaja dia melihat selembar kertas yang terjatuh dari genggaman tangan Andie!!!
Menudian diapun mengambil selembaran kertas itu dan membacanya!

“Teruntuk Yadnoe sahabatku“
Tiada hal yang paling indah didunia ini selain memiliki sahabat sepertimu,

Sahabatku,,, aku titipkan Nabila adiku padamu,
Sayangi dia seperti adik kandungmu sendiri!
Buatlah ia tersenyum, seperti aku yang selalu berusaha membuatnya tersenyum,
Jagalah auratnya, seperti aku yang selalu mengingatkan tentang siksa seorang wanita yang mengumbar auratnya!
Nabila,,, jaga diri baik baik ya! Kaka sayang kamu,“

Jerit tangispun tak dapat dibendung,
Yadnoe memeluk Nabila yang masih dipelukan kakanya!!!

Selamat jalan sahabat kecilku,,,
Doa kami akan selalu menyertaimu,
Aku janji akan menjaga dan selalu membuat Nabila tersenyum, ucap yadnoe dlm hati!

Selesai:

Sumber:
https://m.facebook.com/andie.t.ofthethumblovers?refid=8&m_sess=soC5YrCx-Qx7Xk9KH

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: